Naik Saingan Bali ke Dunia


Di era globalisasi yang marak ini. Negara Indonesia tidak akan berkembang jika tidak mengikuti zamannya. Karena globalisasi sudah terjadi sejak pertama kali manusia berdagang. Dengan berdagang globalisasi terjadi dan dengan perdagangan seorang pemilik perdagangan mendapatkan informasi tentang orang lain. Dalam arti sosial.
Karena manusia adalah makhluk sosial kita perlu untuk berbicara dan yang tidak bisa di pisahkan dengan kerjanya.
Bali merupakan salah satu wisata pariwisata dunia yang terkenal dan telah diakui dengan UNESCO. Itu terbuktikan setelah banyaknya event internasional yang pernah dilakukan di Bali. Dari berbagai negara di dunia. Di web sebelah jika anda mencari pariwisata di dunia. Bali merupakan salah satu negara yang banyak di kunjungi. Selain dari Paris, Italy, Maldives dan Roma. 
Bali memiliki ciri khas yaitu budayanya yang kental dan adat yang melekat. Bali 
Bali, dianggap sebagai perwujudan nyata dari keindahan yang ada di kartu pos. Surga Indonesia yang terasa seperti negeri khayalan.Para pelancong menilai Bali yang memiliki pusat seni Ubud merupakan tempat sempurna untuk melihat pertunjukan tari budaya, belajar membuat batik atau mengolah perak, maupun menyegarkan jiwa dan raga dengan mengikuti kursus yoga.Bali menjadi dua wakil dari pulau wisata asal Asia yang mampu masuk dalam peringkat 10 besar. Pesaing Bali adalah Pulau Ko Tao di Thailand yang bertengger di peringkat 5 dunia.Bertengger di peringkat pertama adalah Provindenciales di Kepulauan Turks dan Caicos. Menguntit di belakangnya adalah Maui, Hawaii.Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, rupanya menjadi saingan Bali dalam kunjungan wisatawan. Kini wisatawan menyerbu Pulau Lombok semenjak berlangsung APEC di Nusa Dua di mana komponen pariwisata seperti guide, transportasi wisata tidak boleh masuk ke Nusa Dua. Untuk itu wisatawan lebih mau mengalah beralih menuju Pulau Lombok. Pulau yang hanya berseberangan dengan Pulau Bali ini banyak menyimpan segudang objek wisata yang menarik seperti Pantai Kuta, Gili Trawangan, adat Sasaknya dan lain sebagainya. Adat Sasak sebagai pilar mempertahankan Pulau Lombok agar tetap menjadi daya tarik wisatawan.Adapun Bali turun satu peringkat ke posisi lima di belakang Crete (4) dan Roma (3). Pada tahun lalu, Bali berada di posisi empat di depan Crete (5) dan di belakang Roma (3). Perubahan ini menunjukkan pariwisata merupakan bisnis yang dinamis.
London juga disebut mengalami peningkatan yang positif di bidang penginapan, restoran, dan atraksi. Semuanya berjalan sesuai program pariwisata otoritas lokal. “Selain itu, faktor lain yang mengundang banyak perhatian dan menjadi sensasi dunia ialah pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Merkle,” ungkap TripAdvisor. Bali memiliki objek wisata yang sangat beragam, baik wisata alam,wisata budaya, dan wisata bahari. Seperti di Kabupaten Badung terdapat Pura Ulu-watu, Pura Taman Ayun, Alas Pala Sangeh, Pantai Sanur, Pantai Kuta, Legian, Seminyak, Pantai Suluban, dan pantai Nusa Dua.Berdasarkan laman harian kompas. Menyatakan bahwa Bali merupakan destinasi wisata terbaik di dunia pada tahun 2017. Karena Bali memiliki ketertarikan yang bisa menggaet wisatawan dari berbagai belahan dunia. Pulau Dewata ini punya beragam jenis wisata mulai dari alam, budaya, hingga kuliner. Tak heran Pulau Bali dinobatkan sebagai destinasi terbaik di dunia.Lalu dari berbagai macam jenis kelebihan Bali. Bali memiliki hal yang di akui oleh dunia. Seperti, adatnya tentang agama, budaya, destinasi wisatanya, keramahan penduduk, keindahan alam, merupakan tepat wisata yang tergolong murah, banyak petualangan yang dapat dilakukan, dan kemudahan mengurus izin berkunjung bagi turis asing. Tiap tahun Bali menyabet penghargaan dengan destinasi wisata terbaik atau terbagus. Karena memang Bali sudah di kenal oleh kalangan asing dengan sebutan Balinesia. Itu mengapa kita sebagai negara Indonesia jangan iri deh. Dengan tempat wisata lain-lainnya. Karena akan menjadi lebih berharga jika, Bali lebih di kenal lagi oleh banyak orang. Agar tingkat pariwisata di Bali bertambah. 
Nahh, sebagai rakyat Indonesia jangan minder yah tentang pariwisata Indonesia. Buktinya saja kita selalu menang penghargaan destinasi wisata terbaik. Sekian dari Dion Travel & culiner

Restaurant Indonesia Go International


Sebagai seseorang yang mencintai memasak dan dunia kuliner. Hal ini merupakan mimpi saya. Untuk membuka restoran dengan menu Indonesia tetapi standar yang berkompeten sesuai dengan internasional. Karena Indonesia itu bisa lebih elegan dengan makanannya. Hanya tidak mudah, karena kebanyakan dari kalian sendiri juga. Lebih menyukai makan nasi campur, pecel, tahutek, rujak cingur, lawar, dll. Banyak lah makanan di Indonesia karena setiap wilayah memiliki khas makanannya sendiri sesuai dengan kondisi alam sekitar daerah tersebut. 
Tentu saja membuka restoran merupakan hal yang tidak mudah. Karena saya belum memiliki kemampuan untuk dapat memanage sebuah dapur sendiri. Dalam dapur sendiri memiliki beberapa staf yang memiliki tugasnya masing-masing sesuai dengan saya tugaskan dong. Kan ini restoran saya. Tetapi itu adalah hal yang bayangan benak saya. Karena saya kebanyakan menonton serial televisi tentang makanan dan kuliner. Seperti Hells kitchen, MasterChef, and Please take care of my refrigerator. TV show ini merupakan. Show yang paling saya suka. 
Melihat seseorang memasak dengan berbagai jenis macam teknik dan berbagai jenis makanan itu unik lah pokoknya. Karena tidak semua dari kita bisa membuat makanan tanpa resep. Dari resep itulah kita berpacuan agar mendapat rasa yang baik dan enak. Tetapi tanpa resep dan berbuat sesuai apa yang kita pikirkan. Untuk mendapatkan rasa yang kita pikirkan itu tidak mudah. Karena saya suka berekspektasi terlalu tinggi. Membuat saya menjadi seseorang yang perfeksionis. Karena ingin segala sesuatu sesuai dengan kehendak saya dan cara masak saya.
Setiap masakan dengan beda alat, teknik, minyak, metode fermentasi dll. Membuat dunia kuliner atau masak ini itu tidak habis-habisnya “endless of possibility.” Dengan banyaknya bahan makanan yang disediakan oleh dunia ini. Kita berbagi untuk mendapatkan rasa yang lebih baru. Setiap makanan memiliki karakteristik sendiri dan inginkan saya untuk mempelajari karakteristik itu untuk membuat hal yang berbeda dan cantik. Dengan hiasan piring yang indah. Memiliki restoran Indonesia dengan standar internasional membuat saya banggalah sebagai seorang chef untuk mendapat penghargaan dan dihargai oleh orang-orang yang ingin saya percayakan kepada mereka bahwa saya merupakan saingan. Dengan bersaing dengan orang yang lebih besar, aku akan belajar dari caranya dia untuk membuat sesuatu karena bisa saya gunakan sebagai referensi. Referensi untuk membuat resep.
Strategi yang saya akan lakukan dalam membuat restoran yang pasti pertama siapkan resep masakan yang mutlak yang ingin di buat. Lalu memikirkan interior dari restorannya apakah dengan interior ini akan cocok memberikan makanan seperti ini.Kemudian, memikirkan funding atau uang untuk membangun sebuah restoran yang saya inginkan dan bagaimana cara agar saya mendapatkan uang itu. Mari lanjutkan jika sudah mendapatkan uang. Membangun restorannya terlebih dahulu. Membangunnya disesuaikan dengan interior agar dalam sebuah gedung restoran ada cerita yang ingin di sampaikan. Makanan menurutku adalah sebuah cerita, cerita sebuah perjuangan untuk mendapatkan cita rasa. Karena dengan berbagai macam pilihan bahan untuk dimasak dapat menyimpulkan sebuah rasa dalam pikiran. Merealisasikan dan mendapatkan rasa seusai dengan keinginan. Bukankah hal itu hal yang keren. Itu mengapa bagiku sebuah masakan adalah sebuah cerita masing-masing orang yang membuatnya. 
Membuat orang senang dengan makanan merupakan impian saya. Bekerja di kitchen dan membuat orang tersenyum dan kaget dengan rasa yang mereka akan makan merupakan kesenangan saya. Keinginan, cita-cita dan impian adalah kata-kata yang saya deskripsikan tentang memasak. 
Setelah segala sesuatu ready. Baru pertunjukam dimulai karena pelanggan memulai pemikiram sebuah makanan seusai dengan yang ia ingin harapkan. Karena ekspetasi tinggi ini menyebabkan banyak orang selalu suka mencoba hal baru dan unik. 
Resep-resep yang sudah mutlak yang ingin di buat dalam restoran ini. Sudah di proses dahulu agar pelanggan mendapatkan 110% excitement. Agar memiliki alasan untuk selalu kembali ke restoran ini. Dan ketika restoran ini sudah go internasional. Memiliki pendatang dari berbagai macam negara merupakan sebuah kehormatan untuk mengenalkan makanan Indonesia kepasa seluruh orang yang memiliki 

Pariwisata Go Digital

Haii, selamat datang lagi traveller’s selamat datang di blog saya Dion go tourism.

hari ini saya akan membahas soal judul yang kalian sudah lihat simak baik-baik.

Semakin maraknya revolusi industri di dunia ini. Pariwisata merupakan hal yang juga terpengaruhi oleh revolusi industri tersebut. Mempengaruhinya bukan secara “Mikro adalah kecil; tipis; sempit: ditinjau secara spesifik”, tetapi “Makro adalah besar; tebal: kajian dalam jumlah besar”. Perbedaan Micro dan Macro yaitu Micro berdampak kecil seperti pohon yang bertambah ranting. Sementara Macro berdampak besar seperti pohon yang memiliki batang kayu yang besar. Karena itu dalam sistem pariwisata, makro ambil bagian besar dalam revolusi industri. Revolusi industri yang kita akan bahas merupakan Industri 4.0 dan dampaknya terhadap pariwisata. 

Industri 4.0” pertama kali digunakan di publik dalam pameran industri Hannover Messe di kota Hannover, Jerman. ” Dengan nama lain revolusi digital. industri 4.0 juga pasti menggunakan komputer dan robot ini sebagai dasarnya. Dan dengan kemajuan digital yang signifikan. Revolusi industri lain, tenggelam dan menjadi revolusi dasar untuk memenuhi kebutuhan dari industri yang lebih baru. Lalu apa salah satu dari perubahan industri 4.0. pertama internet. Semua komputer tersambung ke sebuah jaringan bersama. Komputer juga semakin kecil sehingga bisa menjadi sebesar kepalan tangan kita, makanya kita jadi punya smartphone. Bukan cuma kita tersambung ke jaringan raksasa, kita jadinya SELALU tersambung ke jaringan raksasa tersebut.

Dengan tersambungnya kita di era digital ini kita tidak bisa malas-malasan. Karena era digital sudah didepan mata kepala kita. Bahkan sudah mulai. Kita tidak bisa saja seenaknya karena segala aspek yang memenuhi pariwisata luas ini makin luas. Karena jika kita seenaknya saja. Mungkin bukan bertambah wisata ke Indonesia tetapi malah berkurang. Bukankan itu merupakan hal yang tidak inginkan. Maka dari itu persiapan untum go digital sudah mulai di realisasikan. 

Menpar meyakini, datangnya Era Creative atau Cultural Industry dalam revolusi industri 4.0 adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindarkan. Karena cepat atau lambat akan menyisir hampir di seluruh sektor, tak terkecuali pariwisata.Sadar akan hal tersebut, Menpar punya cara sendiri untuk menyambut revolusi industri 4.0 yang serba digital tersebut. Diantaranya adalah dengan menyiapkan platform digital dengan nama New ITX-Indonesia Tourism Exchange.

Platform tersebut adalah sebuah etalase produk pariwisata berwujud digital agar UMKM  kecil, mikro, dan menengah tetap eksis dengan berjualan paket melalui digital marketplace.“Hal itu sesuai dengan Gerakan Go Digital” kata dari Menteri Pariwisata Arief Yahya yang juga mengsahkan gerakan tersebut. Dan dengan banyaknya platform untuk pariwisata. Seperti traveloka, tiket.com dll itu masih banyak lagi yang perlu kita perisapkan agar segala sesuatu menjadi lebih tepat. Dengan era digital ini mari kita kembangkan lagi pariwisata. tidak hanya platform itu-itu aja. Mari kita membuat hal yang baru untuk pariwisata kita. Apapun itu mari kita berkreatifitas, melihat segala sesuatu dari segala sisi agar mendapatkan sudut pandang yang dapat kita gunakan untuk mencapai visi kita yaitu untuk memperbesar dan memperluas kan pariwisata.

Dari Hand Phone yang kalian pegang sekarang ini waktu membaca artikel ini. Kalian sudah menjadi salah satu bagian dalam komunitas besar pariwisata Indonesia. Kurang apa lagi coba. Segala hal dalam aspek pariwisata kita sudah dipemudah dengan  Hand phone itu. Seperti dalam bidang pariwisata kunjungan ke tempat yang kalian inginkan. Di dunia digital ini tinggal sekali “klik” kalian dapat menemukan informasi yang kalian inginkan
Di era digital ini mari kita merubah sistematis struktur pariwsata kita. Semakin kita bersatu bersama-sama menggenggam tangan teman kita masing-masing yang masih memiliki masalah untuk mengembangkan produk pariwisata ini. Mari kita bantu. Mungkin para angkatan tua yang kolot dengan kebiasaan dari dahula. Mari dirubah, karena dengan kalian kolot. Perubahan akan sulit dilakukan. Go digital sulit dilakukan karena tidak banyak dari kalian ingin di ajari oleh junior anda tentang pariwisata. Sekarang pariwisata sudah berbeda. Meskipun tempatnya sama. Cara untuk mendapatkan wisatawan yang mudah. Mulailah go digital


Penafsu Pariwisata itu IG

Hallo travelers selamat datang terlebih dahulu pada blog saya gotourism. Disini saya akan membahas soalTraveling digital di era milenial pariwisata.

 Pariwisata di era digital ini dimulai dari hanya foto-foto pemandangan dan vidio yang membawa dampak pada masyarakat asing dan lokal untuk ingin merasakan sendiri keindahan singkatnya nafsu untuk kesana hanya karena foto-foto dan vidio dari media sosial yang satu ini yaitu IG atau singkatan dari Intragram.   Siapa sih yang tidak tau media sosial yang satu ini, awalnya intragram ini adalah sebagai sarana membagikan foto dan vidio dengan filter yang membuat menarik agar di bagikan pada sosial media yang lain dan juga milik instagram sendiri. Tetapi, menurut para ahli Instagram ini hanya merupakan salah satu media sosial untuk berinteraksi dengan vidio atau foto sebagai sarana untuk berbagi serta bertukar informasi    Lalu apa hubungan salah satu dari media sosial ini apa yang menarik masyarakat asing dan lokal untuk berwisata. Yaitu: pengalaman.Sarana media sosial satu ini membagikan pengalaman lewat foto dan vidio yang lebih unik, indah dan menyenangkan untuk dilihat atau ditonton. Dari media sosial buatan Kevin systrom ini. Pengalaman dibagikan secara visual dan stereo yang memudahkan masyarakat juga mendapat se-rincian dari hal tersebut. Dari visual dan stereo yang “meng-influence” masyarakat untuk merasakan sendiri keindahan dari foto-foto dan vidio dari media sosial yang satu ini. Nahh, sebagai sarana untuk meluaskan pariwisata di Indonesia di zaman milenial ini. Mari kita mulai berbagi. Mulai dari suatu yang kecil foto-foto dengan pemandangan saja cukup. Jika ingin di perluas “hunting” foto. Mencari tempat foto yang cocok/ bagus agar pemandangan lebih menarik, kontras lebih beda, unik dan tetap cool. Tetapi, jangan lupa untuk di bagikan/”share” dong kepada teman-teman yang mungkin tertarik untuk berfoto-foto sebagai media untuk orang lain agar dapat merasakan dan mendapatkan pengalaman yang sama dari potretan tersebut. Itu adalah cara pertama cara kedua. Jika anda ingin menghasilkan uang juga lewat media ini. Kenapa tidak, pasti bisa. Membuat akun traveling adalah hal yang mulai marak di media ini. Dengan gabungan “hunting” foto dan fotografi yang menakjubkan. Akun tersebut akan menunjukan kalian adalah seorang fotografer yang handal dan dapat mengerti lokasi/ spot fotografi yang di inginkan oleh pelanggan kalian. Jangan lupa upload di media sosial yah agar terus mendapatkan pelanggan dan jangan lupa untuk selalu “hunting” foto agar anda memperluas keanekaragaman foto kalian. Cara selanjutnya yaitu membuat website dan membuka usaha pariwisata lewat media sosial. Cara ini memang tidak mudah. Karena harus menarik perhatian masyarakat asing dan lokal untuk pergi ke website tersebut. Tetapi akan lebih mudah jika memulai dari teman, rekan kerja, dan keluarga terdekat. Strategi pemasaran dari satu orang ke orang lain istilahnya dari mulut ke mulut. Merupakan strategi yang paling menguntungkan karena anda tidak perlu mengiklankan usaha itu. Setelah itu jika ingin memperluas jangkauan masyarakat yang ingin membuka media sosial atau web kamu. Maka, mulailah mengiklankan produk anda di segala “platform” atau juga disebut market target yang diinginkan. Dari sekian pengguna media sosial pendatang akan terus berdatangan jika halaman website dan media selalu terbuka dan siap siaga “available”. Jika benar terbuka, pelayanannya juga harus tepat agar masa dari mana saja dapat terlayani dengan kepuasan yang maksimal. Agar kenafsuannya terhadap tujuan pariwisata ter-realisasikan/ terwujudkan. Bahwa IG merupakan sarana media sosial agar pariwisata traveling dapat berkembang. Membawa kenafsuan dari seseorang yang ingin merasakan hal yang sama dari foto dan Vidio yang di Upload oleh para amatir dan profesional. Salah satu cara untuk mengembangkan “influence”/memberi dampak pada masa. Agar lebih terpengaruhi oleh tindakan dari para amatir maupun profesional ini. Dari amatir sampai profesional bisa kok memberikan “influence” pariwisata yang rekomendasi aja cukup. Dengan rekomendasi seperti sarana pematah ekspetasi dari media sosial dan secara aslinya. Karena perasaan yang dirasakan lewat media sosial dan pengalaman langsung berbeda jauh. Nahh, pematah ekspetasi ini yang selalu memberikan pemikiran pada otak kita yang berbicara “saya harus nih pergi ketempat ini.” Sambil membayangkan hal-hal yang akan dilakukan disana sesampai destinasi itu. Eiiitt, sebelum berakhir jangan lupa “creeek, kecrek, dan melambai ke kamera dan tersenyumlah.” Bagikan pengalamanmu lewat media Insta ini agar semakin banyak yang nafsu hehe 😁

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Design a site like this with WordPress.com
Get started